Kriteria Jenis Pipa HDPE yang PErlu Ada Tahu

Anda tentunya yang lahir di tahun 1970 an akan sering mengamati pipa logam untuk saluran air bersih bukan? Ada pula pipa dengan bahan beton yang dipakai namun kuotanya masih separuh dari pipa logam. Seiring dengan PErkembangan zaman, maka ditemukan sejumlah masalah serius ketika menggunakan pipa logam. Masalah itu berupa timbul karat dan bakteri lain ketika air mengalir menuju rumah penduduk, menimbulkan bau tidak sedap dan memicu hewan tanah masuk ke dalam pipa. Dengan adanya faktor pemicu tersebut maka perusahaan material berusaha membuat pipa dari bahan yang aman lingkungan dan awet. Munculah pipa dari bahan plastik jenis HDPE atau PE. 

Untuk bahan HDPE yang Anda seringkali pakai ternyata ada jenis dan kelas pilihannya, antara lain:

  1. GeopiPE

GeopiPE adalah pipa HDPE yang punya karakter gelombang untuk menahan beban timbunan tanah atas. Pipa ini banyak diaplikasikan untuk subdrain outdoor sebagai bentuk pencegahan terhadap genangan air ketika hujan. Pipa HDPE jenis ini punya diameter 100 mm hingga 600 mm. Jika Anda tahu, geopipe ini bisa digunakan untuk keperluan:

Jadi, geopiPE ini akan Anda temui jika masuk ke lapangan sepak bola tidak menyebabkan banjir menggenang karena ada tekanan untuk ke bawah tanah. 

  • HDPE Corrugated Pipe

Adalah pipa yang punya gelombang di bagian dinding berlapis dobel, untuk bagian luarnya bergerigi sedangkan bagian dalamnya lebih rata dan halus. Diameter pipa jenis ini mulai dari 300 mm hingga 2000 mm. 

Bentuk cincin bagian luarnya memang bertujuan untuk menahan beban berat dari lingkungan. Penggunaan pipa HDPE Corrugated ini sebagai berikut:

  • HDPE Spiral Pipe

Pipa spiral ini adalah jenis dengan bentuk spiral bagian luarnya dengan bahan polypropilene. Bahan pp ini punya kelebihan mampu menaikkan ketahanan tekanan dari luar, dan meningkatkan kekakuan diameter pipa. Selain itu, ada kawat fusi listrik untuk proses penyambungan antar mulut pipa yang satu dengan mulut pipa kedua agar tidak terjadi kebocoran. Pipa ini punya diameter 300 mm – 4.000 mm. 

Aplikasi dari pipa spiral biasanya untuk:

  • HDPE Pressure Pipe

Adalah pipa dengan tekanan tinggi dan anti karat, mulai dari 6,3 bar hingga 16 bar. Untuk diameter pipa ini mulai dari 63 mm – 1200 mm. Tekstur pipa ini licin dan halus bagian dalam dan luarnya. Untuk sambungannya dipakai metode yang mirip dengan pipa spiral yaitu kawat fusi yang hasilnya lebih rapi dan minim sekali kebocoran. Penggunaan pipa tekanan tinggi ini seperti pada:

Pipa HDPE terdiri dari 4 jenis di atas dan bisa Anda dipilih untuk keperluan yang sesuai. Diameter pipa HDPE di atas sangat bervariasi sekali, mulai dari yang paling kecil yaitu 300 mm hingga 600 mm. Sesuai perkembangan zaman, maka pipa dari bahan logam kini mulai ditinggalkan dan diganti dengan pipa PE atau HDPE, sedangkan untuk pipa beton masih stabil dipakai dari tahun 1970 – 2001 (menurut data kolong drainase Amerika Serikat). Jika di Amerika saja sudah memiliki banyak kemajuan maka di Indonesia juga tidak akan mungkin tertinggal. 

Tulisan ini dipublikasikan di BLOG. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *